Jelang Laga Panas Persib Bandung Vs Persebaya di Bali

Senin, 14 Oktober 2019 13:49 Eris Kuswara Sepakbola

Jelang Laga Panas Persib Bandung Vs Persebaya di Bali


Koropak.co.id - Menjelang laga pekan ke-23 Liga 1 2019 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya yang akan digelar di Stadiun Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Jumat (18/10/2019) Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir Bujang berharap agar timnya dapat mengakhiri rekor buruknya.

Menurutnya, para pemain Persib Bandung tidak boleh merasa gentar dengan rekor buruk tersebut. Karena rentetan pengalaman tersebut, seharusnya bisa menjadi pelecut motivasi tim agar dapat tampil lebih baik lagi.

“Kita mempunyai pengalaman di tahun kemarin, karena kita pernah homebase di sana. Inilah yang bisa dijadikan pelajaran dan diharapkan tren tahun kemarin jangan terulang kembali, sebab banyak hal yang perlu kita ubah salah satunya mungkin pada semangatnya,” kata Supardi, Senin (14/10/2019).

 

Baca : Ghozali Siregar Sudah Kembali Berlatih Bersama Persib

Diketahui pada Liga 1 musim 2018 lalu, Persib Bandung memilih Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali sebagai homebase-nya dalam laga melawan Persebaya Surabaya. Pada saat itu pula, skuad Maung Bandung dibawah nahkoda Mario Gomez berhasil dikalahkan tim berjuluk Bajul Ijo dengan skor telak 1-4.

Sehingga sejak kekalahan di Bali pada 20 Oktober 2018 lalu itu membuat Persib Bandung pun harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dalam dua pertemuan berikutnya. Tercatat, skuad Pangeran Biru kalah dengan skor 2-3 di ajang Piala Presiden pada 7 Maret 2019, serta menyerah dengan skor 0-4 di putaran pertama Liga 1 2019 pada 5 Juli 2019 lalu.

Pemain bernomor punggung 22 itu juga meminta kepada seluruh rekan setim-nya agar dapat menunjukkan karakter asli dari Persib Bandung di laga mendatang. Karena, berlaga di luar kandang sendiri tentunya sangat membutuhkan mentalitas yang kuat dari setiap pemainnya.

“Karena ketika kita bermain di luar, maka kita harus berbicara mengenai mental pemain dan mereka harus siap. Karena bermain diluar itu tidak sama seperti bermain di Bandung. Sebenarnya kami ingin bermain di Bandung dan tidak ditunda, tetapi kalau keadaan seperti sekarang mau tidak mau harus kita jalani. Semestinya kita harus menjadikan motivasi bahwa di manapun kita bermain tetaplah sama. Karena kita mempunyai karakter sendiri,” ucapnya.*

 

Baca pula : Febry Haryadi Jadi Pemain Tersubur Pada Liga 1 2019

 

Related