Kenal Lebih Dekat Dengan Jawara Silat Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah

Minggu, 08 Maret 2020 16:05 Eris Kuswara Atlet

Kenal Lebih Dekat Dengan Jawara Silat Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah


Koropak.co.id - Berbicara mengenai olahraga pencak silat, pastinya semua kalangan mengenal Hanifan Yudani Kusumah, atlet pencak silat yang berhasil mengharumkan Indonesia pada Ajang Asian Games 2018 lalu dengan mampu menyabet medali emas.

Diketahui, sejak kecil Hanifan atau yang lebih akrab disapa Hanif sudah dilatih sang ayah untuk silat. Kemudian dilanjutkan dengan masuk perguruan pencak silat hingga pelatnas. Bahkan dia juga berhasil menjuarai berbagai turnamen.

Namanya semakin populer pada saat dia memeluk Jokowi dan Prabowo secara bersamaan di Asian Games 2018. Tak heran, pesilat asal Bandung tersebut menjadi viral setelah menyalami dan memeluk Presiden RI, Joko Widodo dan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Prabowo Subianto secara bersamaan di tribun kehormatan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Pelukan Hanif kala itu menjadi simbol hangatnya perdamaian mengingat kedua tokoh besar tersebut, kala itu tengah bersaing dalam menyambut Pilpres 2019.

Pada ajang Asian Games 2018 lalu, Hanif berhasil meraih medali emas ke-29 untuk kontingen Indonesia setelah mampu mengalahkan petarung asal Vietnam Nguyen Thai Linh. Sementara itu, karir Hanif dimulai sejak masih duduk di kelas 2 SD.

 

Koropak.co.id - Kenal Lebih Dekat Dengan Jawara Silat Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah

 

Baca : Fara Dila, Gadis Feminim Asli Ciamis Jawara Silat Dunia

Ayah Hanif sendiri merupakan seorang pesilat yang tergabung dalam pelatnas tahun 2005. Ayah Hanif juga pernah bergabung dengan Perguruan Silat Tadjimalela. Pada saat usia16 tahun, Hanif sudah mengikuti kejuaraan Popwil, Kejurda, Popda, Popnas, hingga 02SN di Kota Makassar.

Namun, karir Hanif mulai bersinar setelah dia mengikuti Malaysia Open tahun 2015 lalu dengan mampu membawa pulang medali emas. Begitu juga saat dia bertarung di PON Jawa Barat tahun 2016, Hanif kembali sukses menjadi jawara.

Pada tahun berikutnya, Hanif pun masuk pelatnas untuk mengikuti SEA Games 2017. Akan tetapi sayangnya dia harus berpuas diri dengan hanya mampu meraih medali perunggu. Pada kejuaraan Belgia Open 2017, Hanif mampu kembali memperbaiki kedudukan dengan meraih medali emas.

Puncak karirnya terjadi saat dia mengikuti Asian Games 2018 dengan sukses mempersembahkan medali emas ke-29 untuk kontingen Indonesia atau emas ke-13 dari cabor Pencak Silat di nomor kelas C 55-60 kg putra. Pada pertandingannya, Hanif berhasul menumbangkan petarung asal Vietnam, Nguyen Thai Linh dengan skor tipis 3-2.*

Baca pula : Pencak Silat Kadisdik Cup 2019, Jaring Bibit Atlet Baru