Liga Askot PSSI Tasikmalaya Bergulir di Tengah Ancaman Pandemi Covid-19

Sabtu, 07 November 2020 23:45 Eris Kuswara Sepakbola

Liga Askot PSSI Tasikmalaya Bergulir di Tengah Ancaman Pandemi Covid-19

 

Koropak.co.id - Di tengah ancaman pandemi Covid-19, dunia persepakbolaan Kota Tasikmalaya mulai bangkit dan bergeliat dengan digelarnya Liga Askot Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Tasikmalaya yang secara resmi dibuka di Stadion Wiradadaha Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/11/2020).

Ketua Askot PSSI Tasikmalaya, Ahmad Suparman mengatakan, perhelatan liga ini menjadi event olahraga perdana di Jawa Barat yang digelar di tengah masa pandemi Covid-19. Liga ini pun telah mendapat izin dari PSSI Jawa Barat.

“Untuk kompetisi ini dilaksanakan secara sederhana dimulai hari Sabtu (7/11/2020) sampai dengan 6 Desember 2020 mendatang. Untuk kategori peserta liga ini adalah untuk kelompok usia minimal 13 tahun dan minimal 15 tahun yang akan diikuti oleh 20 tim dengan rinciannya 9 tim masuk dalam kelompok usia 13 tahun dan 11 tim kelompok usia 15 tahun," kata Ahmad.

Sebagai upaya pencegahan terhadap virus corona, pada liga ini semua pihak yang terlibat wajib menerapkan protokol kesehatan dengan prinsip 3 M. Panitia sudah menyediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan, aturan menjaga jarak antar penonton dan aturan wajib memakai masker.

 

Liga Askot PSSI Tasikmalaya Bergulir di Tengah Ancaman Pandemi Covid-19 (2)

 

Plt Walikota Tasikmalaya, Drs H Muhammad Yusuf tetap mengingatkan semua pihak mengenai masalah protokol kesehatan. Ia melihat masih ada yang kurang saat event dimulai, yaitu di pintu masuk stadion.

Seharusnya, tegas dia, para penonton yang akan masuk ke dalam stadion terlebih dahulu dicek suhu tubuh.

“Yang belum itu pengecekan suhu tubuh. setiap penonton sebelum masuk agar dipastikan aman sehingga harus diperketat. Jangan sampai nantinya ada klaster sepakbola," kata Yusuf.

Ia mengakui, merasa bangga dengan diadakannya liga tersebut. Karena melalui event ini, masyarakat pecinta olahraga sepakbola dapat kembali bersilaturahmi meski terbatas karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

 

Liga Askot PSSI Tasikmalaya Bergulir di Tengah Ancaman Pandemi Covid-19 (3)

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, H Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pihaknya sangat bahagia dapat kembali bertemu atlet-atlet muda sepakbola Kota Tasikmalaya.

Di Jawa Barat terang dia, potensi sumber daya manusia untuk sepakbola sangatlah banyak. Dengan diadakan kegiatan seperti ini, tentunya memberikan ruang bagi bibit-bibit persepakbolaan menjadi atlet handal dan ke depan dapat mewakili Kota Tasikmalaya, Jabar, nasional bahkan internasional.

"Untuk memunculkan potensi bibit unggul dalam sepak bola ini, tentunya membutuhkan waktu yang panjang. Dan melalui latihan yang disiplin, insyaallah kita bisa melahirkan juara,” ucapnya.

Ditambahkan, meskipun pemerintah sudah mulai menggelorakan dunia olahraga, protokol kesehatan tetap harus bisa dijaga. Karena hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.

 

Baca : Selain Meningkatkan Percaya Diri, Ini Manfaat Bermain Sepakbola