FIFA Resmi Menunda Kompetisi Piala Dunia U-20 Tahun 2021 di Indonesia

Jum'at, 25 Desember 2020 18:54 Eris Kuswara Sepakbola

FIFA Resmi Menunda Kompetisi Piala Dunia U-20 Tahun 2021 di Indonesia

 

Koropak.co.id - Federasi Sepakbola Internasional atau FIFA secara resmi menunda kompetisi Piala Dunia U-20 Tahun 2021 di Indonesia dan akan dilaksanakan pada Tahun 2023 mendatang. Sebelumnya pemerintah juga sudah sempat melakukan lobi-lobi, namun aroma pembatalan Piala Dunia U-20 ini sendiri sudah tercium sejak jauh-jauh hari.

Selain itu, sampai saat ini, FIFA juga tidak kunjung datang untuk melihat persiapan Indonesia yang seharusnya sudah terjadi pada Maret 2020 lalu.

Tren pembatalan berbagai turnamen kelas usia juga turut melanda, seperti Piala Eropa U-19 Tahun 2020, Piala Asia Asia U-19 Tahun 2020 hingga Piala Asia U-16 Tahun 2020. Seandainya jika kompetisi tersebut tidak ditunda, maka Piala Dunia U-20 ini seharusnya digelar pada 20 Mei hingga 12 Juni 2021 mendatang.

"Sesungguhnya Pemerintah sudah berupaya keras untuk meyakinkan FIFA tentang keseriusan yang ditunjukkan oleh Pemerintah bersama PSSI, melalui surat yang dikirimkan pada awal Desember 2020 kepada Presiden FIFA termasuk juga upaya dalam mengatasi masalah pandemi Covid-19." tulis Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali dalam rilisnya sebagaimana dihimpun Koropak, Jumat (25/12/2020).

 

Baca : Dunia Sepakbola Beduka dengan Kepergian Sang Legenda, Diego Maradona

 

Ditambahkan Zainudin, selain itu, dalam surat tersebut juga secara lengkap turut disebutkan tentang dukungan Presiden RI melalui Keppres, Inpres dan juga optimalisasi persiapan Timnas Indonesia serta renovasi sejumlah venue pertandingan.

Akan tetapi, ternyata surat dari pemerintah itu tidak ampuh dan Biro Dewan FIFA pun tetap membulatkan keputusannya untuk menunda Piala Dunia U-20 dan juga Piala Dunia U-17 Tahun 2021 terhitung mulai Kamis (24/12/2020).

"Ajang Piala Dunia U-20 untuk tahun ini secara resmi batal untuk dihelat dan baru akan digelar pada tahun 2023 mendatang dengan Indonesia yang tetap menjadi tuan rumahnya.Tentunya, dengan tertundanya Indonesia untuk menggelar ajang tersebut sampai dua tahun ke depan jelas sekali meninggalkan rasa kekecewaan. Karena, mengingat juga sudah begitu banyak persiapan yang telah dilakukan, baik dari waktu dan pendanaan. Namun, pemerintah tetap bersikap diplomatis bahwa penundaan itu juga demi kebaikan bersama," ucapnya.

Zainudin menuturkan, pemerintah sepenuhnya memahami keputusan dari FIFA tersebut, dengan alasan adanya penyebaran pandemi Covid-19 yang masih berkembang hingga saat ini dan hampir merata di seluruh penjuru dunia. Pemerintah juga sangat menghormati keputusan FIFA dikarenakan sebelum keputusan tersebut diambil, mereka telah terlebih dahulu mempertimbangkan berbagai aspeknya.*

 

Baca : Liga Askot PSSI Tasikmalaya Bergulir di Tengah Ancaman Pandemi Covid-1

Related