Klub-Klub Liga 1 Minta Turnamen Shopee Liga 1 2020 Dibubarkan dan Diganti 2021

Senin, 18 Januari 2021 18:11 Eris Kuswara Sepakbola

Klub-Klub Liga 1 Minta Turnamen Shopee Liga 1 2020 Dibubarkan dan Diganti 2021

 

Koropak.co.id - Baru-baru ini, mayoritas klub yang berkompetisi di Shopee Liga 1 2020 sudah meminta agar turnamen tersebut dibatalkan dan diganti dengan perhelatan tahun 2021. Selain itu, pada kalender baru ini, salah satu klub Liga 1, yakni Persib Bandung berharap jadwal kompetisinya tersebut bisa disesuaikan dengan ajang sepakbola Eropa.

Diketahui, para perwakilan klub-klub Shopee Liga 1 juga telah melakukan pertemuan dengan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Jumat (15/1/2021) lalu. Dari hasil pertemuan itu, klub-klub tersebut menyampaikan agar kompetisi tahun 2020 dibubarkan dan langsung diganti dengan kompetisi tahun 2021. Di sisi lain, PT LIB juga harus menyerahkan masukkan klub tersebut kepada PSSI untuk diambil keputusan final.

"Pertemuan yang dilakukan pada 15 Januari 2021 itu belum final dan baru meminta aspirasi dari setiap klub saja. Kami dari Persib Bandung, sangat mengerti situasi pandemi Covid-19 saat ini. Namun, sebagai klub profesional memang seharusnya kita berkompetisi lagi. Sebab, meski di tengah pandemi dan dalam situasi seperti ini, negara lain juga sudah berjalan kompetisinya," kata Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono, sebagaimana dihimpun Koropak, Senin (18/1/2021).

 

Baca : FIFA Resmi Menunda Kompetisi Piala Dunia U-20 Tahun 2021 di Indonesia

 

Teddy juga menyambut baik wacana penyelenggaraan kompetisi Shopee Liga 1. Akan tetapi di sisi lain, pihaknya juga mengusulkan kompetisi Liga 1 dimulai pada Agustus 2021 mengikuti jadwal kompetisi di Eropa. Menurutnya, ini juga bisa menjadi solusi masalah tahunan yang selalu menghampiri sepakbola Indonesia.

"Kita semua ingin Liga 1 bergulir lagi. Namun, dengan situasi saat ini, kami memberikan opsi dengan bisa mengikuti jadwal Eropa. Sehingga, jika mengikuti jadwal Eropa, maka proses merekrut pemain asing juga menjadi sama dengan klub-klub lain di Eropa. Keuntungan lain dari pemilihan Agustus adalah pendaftaran wakil Indonesia ke kompetisi level Asia juga akan menjadi lebih mudah. Sebab, selama ini pendaftaran tersebut dilakukan di bulan November, namun kompetisi Indonesia baru berakhir Desember," ucapnya.

Jika hal itu terwujud, kata Teddy, tentunya perhelatan kompetisi sepakbola di Indonesia kembali molor. Namun, pihaknya juga tidak menolak jika ada kompetisi pengganti hingga menuju bulan Agustus 2021 mendatang. Hal itu dilakukan agar sepakbola di Indonesia tetap berjalan.*

 

Baca pula : Dunia Sepakbola Berduka dengan Kepergian Sang Legenda, Diego Maradona

 

Related