Heboh, Seluruh Perwakilan Indonesia Dikeluarkan dalam Ajang All England 2021

Jum'at, 19 Maret 2021 13:56 Eris Kuswara Raket

Heboh, Seluruh Perwakilan Indonesia Dikeluarkan dalam Ajang All England 2021

 

Koropak.co.id - Federasi Bulutangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF) mengeluarkan seluruh perwakilan Indonesia yang mengikuti turnamen All England 2021. Diketahui, ajang All England 2021 ini sendiri telah bergulir di Birmingham Arena mulai Rabu (17/3/2021) waktu setempat dan tercatat, setidaknya ada enam wakil Indonesia yang bertanding di hari pertama turnamen tersebut.

Sementara itu, melalui akun Instagram resminya, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengungkapkan penyebab dari didepaknya Indonesia dalam ajang All England 2021. Diketahui, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon menjadi wakil Indonesia pertama yang tampil. Ganda putra Merah-Putih itu pun berhasil mengalahkan pasangan dari Inggris Matthew Clare dan Ethan Van Leeuwen dengan skor akhir 21-12, 19-21, 21-9.

Sedangkan di sektor tunggal putra Indonesia, ada nama Jonatan Christie yang juga berhasil melaju ke babak kedua setelah mampu menyingkirkan tunggal putra Thailand, Kunlavut Vitidsarn dengan skor akhir 21-13, 24-22. Selain itu, ganda putra Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan juga turut lolos ke babak kedua dengan berhasil mengatasi perlawanan sengit dari pasangan dari Inggris, Ben Lane dan Sean Vendy melalui rubber game dengan skor akhir 21-18, 19-21, 21-19.

Seharusnya masih ada tiga wakil Indonesia yang bertanding di hari yang sama, yaitu pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto melawan Godwin Olofua dan Anuoluwapo Juwon Opeyori. Kemudian pasangan Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti melawan Dhruv Kapila dan Jakkampudi Meghana serta Anthony Sinisuka Ginting melawan Thomas Rouxel.

 

Baca : Piala Thomas dan Uber Tahun 2020 Ditunda Akibat Virus Corona

Ketiga wakil Indonesia itu pun terpaksa harus gagal bertanding karena dinyatakan kalah Walkover (WO). Selain itu, ketiga wakil Indonesia itu juga sudah melancarkan protes melalui akun Instagram pribadinya kepada BWF selaku federasi bulutangkis dunia. PBSI juga telah bersuara bahwa penyebab seluruh tim Indonesia yang sudah bertanding maupun yang belum harus dipaksa mundur dari ajang All England 2021 adalah virus Corona atau Covid-19.

"Seluruh Tim Indonesia dipaksa mundur dari turnamen Yonex All England 2021 dan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Hal ini dikarenakan, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3) lalu, terdapat penumpang yang terkena Covid-19. Namun, kami pun tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut," tulis keterangan PBSI di akun @badminton.ina sebagaimana dihimpun Koropak, Jumat (19/3/2021).

Pihaknya juga menambahkan, sesuai dengan regulasi dari pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif Covid-19, maka mereka pun diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari. Akibatnya, tim Indonesia pun terpaksa harus mundur dan melakukan isolasi sampai denganl 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre yang terhitung 10 hari sejak kedatangan tim ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021) lalu.

"Dari pihak BWF maupun Panitia All England sendiri juga tidak bisa berbuat apa-apa dikarenakan hal ini sudah menjadi regulasi pemerintah Inggris. Namun dapat dipastikan bahwa keadaan seluruh tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Meskipun begitu, hal ini merupakan kejadian luar biasa yang menyakitkan dan mengecewakan bagi kami semua," ucapnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

Related