Presiden BWF Minta Maaf Atas Insiden Tim Indonesia di All England 2021

Selasa, 23 Maret 2021 15:39 Eris Kuswara Raket

Presiden BWF Minta Maaf Atas Insiden Tim Indonesia di All England 2021


Koropak.co.id - Federasi Bulutangkis Dunia atau Badminton World Federation(BWF) secara resmi meminta maaf atas insiden yang terjadi di All England 2021. Selain itu, diketahui permintaan maaf itu juga ditujukan bukan hanya ke Presiden Indonesia, Ir H Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), melainkan juga untuk penggemar bulutangkis di Indonesia.

Prmintaan maaf tersebut tertuang dalam keterangan resmi yang ditandatangani Presiden BWF Poul Erik Hoyer Larsen per tanggal Minggu (21/3/2021) atau tepatnya lima hari setelah insiden tim Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 dan surat itu juga ditujukan ke Menpora RI, Zainudin Amali,"Bersama ini saya dengan sepenuh hati ingin menyampaikan rasa penyesalan dan kekecewaan saya atas situasi yang terjadi dan tidak menyenangkan pada minggu lalu saat berlangsungnya Yonex All England 2021," tulis Presiden BWF, Poul Erik sebagaimana dihimpun Koropak, Selasa (23/3/2021).

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas perasaan sakit hati dan frustrasi yang dialami oleh seluruh pemain dan tim Indonesia. Atas nama seluruh jajaran BWF, pihaknya juga berkeinginan untuk menyampaikan rasa permohonan maaf kepada Presiden RI Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Luar Negeri, Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, pejabat pemerintah, ketua umum PBSI dan jajarannya, rakyat Indonesia khususnya seluruh komunitas dan penggemar bulutangkis Indonesia.

 

Baca : Menpora RI Pantau Perkembangan Kejadian Tim Indonesia di All England 2021

"BWF sepenuhnya menyadari bahwa Indonesia merupakan salah satu raksasa bulutangkis dunia dengan segudang pemainnya berbakat dan bintang-bintang juara bulutangkis dunia yang selalu muncul. BWF juga menyadari bahwa para pemain bulutangkis Indonesia sendiri telah menjadi icon nasional dan telah menjadi tumpuan harapan bangsa di tingkat internasional. Oleh karena itu, insiden All England 2021 bisa menjadi pengalaman berharga untuk BWF," ujar mantan pebulutangkis era 1990-an itu.

Ia mengatakan bahwa ketika dirinya masih bermain untuk Timnas Denmark, dirinya sangat merasakan hubungan keakraban yang saling menguntungkan dengan para pemain dan pelatih tim Indonesia. Selain itu, dia juga telah menyaksikan Asian Games tahun 2018 lalu dan turut merasa bangga dengan menyaksikan suksesnya penyelenggaraan sehingga membuatnya menjadi event yang sangat luar biasa.

"Percaya dan yakinlah kepada saya bahwa saya sungguh-sungguh mencintai Indonesia. Sebagai presiden BWF, saya juga ingin memberitahukan Anda bahwa kami telah menganggap insiden tersebut sebagai suatu pelajaran berharga yang sangat serius di saat dunia sedang dilanda Covid-19. Oleh karena itu, kami pun berusaha keras untuk membuat perbaikan. Untuk selanjutnya kami percaya bahwasanya hubungan luar biasa yang sudah terbina sangat lama antara Indonesia dengan BWF akan tetap harmonis, bahkan akan lebih kuat di masa mendatang," ucapnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

Related