Ditengah Wacana Perpanjangan PPKM Darurat, PT LIB Minta Liga 1 Bisa Digelar

Minggu, 18 Juli 2021 07:19 Eris Kuswara Sepakbola

Ditengah Wacana Perpanjangan PPKM Darurat, PT LIB Minta Liga 1 Bisa Digelar

 

 

Koropak.co.id  - PT Liga Indonesia Baru (LIB) berharap agar kompetisi Liga 1 Tahun 2021 tidak ditunda lagi di tengah wacana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Bahkan PT LIB juga berharap agar kompetisi itu sebisa mungkin mendapatkan perlakuan khusus.

Seperti yang diketahui bahwa Pemerintah telah menerapkan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali terhitung mulai 3 hingga 20 Juli 2021 mendatang. Namun dikarenakan buntut dari kasus Covid-19 yang hingga saat ini terus mengalami lonjakan, membuat kebijakan itu berpeluang untuk dipertahankan selama 4 hingga 6 minggu ke depan.

Selain itu, PT LIB juga telah mengundurkan kick-off Liga 1 yang seharusnya dimulai pada 9 Juli 2021 menjadi akhir bulan Juli 2021. Namun, dikarenakan adanya PPKM Darurat, maka kompetisi baru bisa digelar paling cepat pada 20 Agustus 2021 mendatang. Sementara itu, jika PPKM Darurat ini juga ditambah hingga enam pekan dengan estimasi sampai akhir Agustus atau awal September 2021, maka rencana sepakbola Liga 1 2021 pada penghujung bulan depan bisa molor kembali.

 

Baca : Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Turnamen Piala Walikota Solo 2021 Ditunda

"Ini masih belum diputuskan soal perpanjangan PPKM Darurat. Tapi, bukan berarti kami diam saja. Tentunya kami juga akan mencoba untuk menganalisa nantinya bagaimana dan yang jelas, kami berharap Liga 1 tidak ditunda lagi. Selain itu, kami juga akan proaktif dan berkomunikasi dengan otoritas terkait mengenai jadwal kompetisi terbaru dengan catatan bahwa Liga 1 berjalan. Semoga pandemi segera melandai," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita sebagaimana dihimpun Koropak, Sabtu (17/7/2021).

Diketahui bahwa kegiatan olahraga, termasuk sepakbola yang memicu keramaian dilarang dalam detail PPKM Darurat. Meskipun begitu pihaknya meminta pengecualian untuk Liga 1 agar bisa bergulir jika peraturan tersebut dipertahankan.

"Kami berharap ada perlakuan khusus terhadap Liga 1, karena kompetisi ini bisa membuat pandemi melandai. Adanya tontonan dengan protokol kesehatan yang ketat juga tentunya membuat orang-orang akan di rumah saja dan menonton. Namun jika Liga 1 tidak boleh, maka semua terdampak. Semua pihak juga sebenarnya sudah siap bermain," ucapnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

Related