Jadi Olahraga Para Kesatria, Ini Sejarah Awalnya Cabor Angkat Besi

Jum'at, 20 Agustus 2021 11:00 Eris Kuswara Sport lain

Jadi Olahraga Para Kesatria, Ini Sejarah Awalnya Cabor Angkat Besi

 

Koropak.co.id - Baru-baru ini Indonesia berhasil memenangkan 2 medali dari olahraga angkat beban di Olimpiade Tokyo 2020. Namun tahukah kamu sejarah dari olahraga yang disebut sebagai olahraganya para kesatria ini? Mungkin Kamu beranggapan bahwa olahraga angkat beban ini lahir dikarenakan adanya gym. Padahal, olahraga yang satu ini sudah dilakukan bahkan sebelum fasilitas olahraga seperti gym ada.

Sejumlah peninggalan sejarah menunjukkan bahwa Mesir merupakan negara tempat lahirnya olahraga angkat beban yang kemudian menyebar ke Roma dan Yunani. Diketahui, kala itu obyek beban yang digunakan lebih sederhana, yakni seperti karung pasir. Saat itu, orang-orang akan mengangkat 1 buah karung dengan 1 tangan dan menahannya di atas kepala selama beberapa waktu.

Sementara di China sendiri, angkat beban digambarkan sebagai olahraganya para prajurit dikarenakan mereka harus berperang dengan menggunakan tangan kosong. Hal ini tentunya membuat kekuatan fisik pun menjadi hal utama yang harus dimiliki oleh seorang pejuang. Sehingga dibuatlah latihan yang dapat meningkatkan kekuatan serta kecepatan agar siap untuk berperang.

Namun, tidak hanya terbatas untuk kalangan prajurit saja. Olahraga angkat beban ini juga turut digemari masyarakat pedesaan di sana dan Olahraga ini sering disebut sebagai Qiao Guan. Bedanya, Qiao Guan tidak menggunakan barbel, melainkan mengangkat gagang pintu yang berat dengan 1 tangan. Kemudian setelah itu angkat besi, mulai menjadi salah satu cabang olahraga yang diperlombakan dalam ajang Olimpiade modern pertamanya.

 

Baca : Windy Cantika Aisah Raih Gelar Juara Angkat Besi Junior

Kompetisi tersebut digelar pada tahun 1986 dan diikuti oleh 245 atlet dari 14 negara. Saat itu, diketahui juga bahwa hanya atlet pria saja yang diizinkan untuk berpartisipasi. Barulah 100 tahun kemudian di Olimpiade Sydney tahun 2000, mulai terbuka untuk olahraga angkat beban bagi atlet wanita.

Meskipun begitu, ternyata perjalanan olahraga ini di ajang Olimpiade tidaklah mulus. Setelah muncul perdana di tahun 1896, olahraga angkat beban ini sempat tidak dimasukkan dalam kompetisi di tahun 1900. Kemudian, angkat beban ini kembali muncul pada 1904, namun tidak lama menghilang lagi dan baru kembali pada Olimpiade yang digelar tahun 1920.

Sementara itu, diketahui saat ini, atlet angkat besi pria dapat bertanding dalam 7 kelas di Olimpiade, mulai dari kelas 61 kilogram hingga 109+ kilogram. Sementara untuk kelas angkat besi bagi atlet wanita, yakni mulai dari 49 kilogram hingga 87+ kilogram. Tentunya dibutuhkan kekuatan untuk mengangkat semua itu. Namun dengan latihan yang cukup, para atlet angkat beban mampu untuk mengangkat beban-beban tersebut.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

Related