5 Fakta Menarik Dibalik Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

Senin, 18 Oktober 2021 12:01 Eris Kuswara Raket

5 Fakta Menarik Dibalik Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

 

Koropak.co.id - Indonesia akhirnya berhasil menyabet gelar juara setelah berhasil menumbangkan China dengan skor 3-0 tanpa balas dalam final Thomas Cup 2020 yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Ahad 17 Oktober 2021 malam.

Kemenangan yang diraih skuad Garuda ini menjadi bukti penantian panjang yang terbayarkan melalui perjuangan penuh drama sejak di partai pertama pertandingannya.

Menariknya, pertandingan itu juga menyisakan sederet fakta yang menarik untuk diketahui. Berikut 5 fakta menarik dibalik kemenangan Indonesia di ajang Thomas Cup 2020 :

1. Indonesia jadi juara ke-14 kali

Meski Thomas Cup 2020 sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, namun gelaran yang berlangsung di kota Aarhus, Denmark ini membuahkan hasil dan menjadi momen manis bagi Indonesia.

Setelah menjalani laga final yang mendebarkan melawan China, tim Thomas Indonesia akhirnya berhasil merebut gelar juara.

Menariknya, kemenangan yang didapatkan Indonesia kali ini juga menjadi gelar ke-14 untuk Tim Merah Putih sepanjang keikutsertaannya di ajang Thomas Cup.

Bahkan, Indonesia sendiri masih menjadi negara peraih gelar juara terbanyak dengan kawalan ketat dari China sebanyak 10 kali.

2. Raih trofi kembali setelah 'puasa' selama 19 tahun

Kemenangan tim Merah Putih di Thomas Cup 2020 ini juga menjadi gelar yang diraih kembali setelah 19 tahun lamanya puasa gelar.

Memang waktu yang cukup lama, karena Indonesia terakhir kali menjadi juara Thomas Cup pada tahun 2002 lalu. Kini, piala Thomas pun bisa diboyong pulang ke Tanah Air berkat perjuangan atlet, pelatih, dan segenap tim yang bertandang ke Denmark.

 

Baca : Meski Jalah di Uber Cup 2020, Dukungan untuk Indonesia Terus Mengalir

3. Racikan line up final Thomas Cup 2020

Fakta menarik berikutnya yaitu datang dari line up yang diracik untuk menghadapi China di laga final. Meski dari nomor tunggal putra, Indonesia tetap menurunkan Anthony Ginting, Jonatan Christie, dan Sesar Hiren Rhustavito, namun partai di nomor ganda justru yang menjadi pusat perhatian.

Fajar Alfian/Rian Ardianto menjadi ganda pertama dan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon dalam laga final itu tidak dipasangkan. Kevin justru menjadi rekan tandem Daniel Marthin demi mengistirahatkan Marcus yang kelelahan setelah laga semifinal yang cukup alot melawan Denmark yang berlangsung pada Sabtu 16 Oktober malam.

Akan tetapi, racikan ini justru berhasil mempersembahkan kemenangan mutlak tanpa harus memainkan Kevin/Daniel.

Meski bangga dengan kemenangan ini, namun duet Kevin/Daniel sebenarnya cukup memantik rasa penasaran publik. Alhasil, banyak yang berharap semoga ke depannya ada kesempatan untuk menjajal racikan yang dibuat ini.

4. Jojo jadi penentu kemenangan

Sama halnya saat di semifinal melawan Denmark, poin penentu kemenangan di final melawan China juga ditutup lewat perjuangan Jonatan Christie.

Laga yang dimainkan Jojo tersebut juga ternyata sama-sama mendebarkan dikarenakan harus melewati rubber game yang dramatis. Kemenangan ini pun layak diapresiasi, sebab Jojo semakin membuktikan dirinya sebagai salah satu tunggal putra kebanggaan dan andalan Indonesia.

5. Bendera Indonesia diganti bendera PBSI

Di balik sukacita lagu 'Indonesia Raya' yang bisa kembali berkumandang di Ceres Arena, ada juga sedikit kesedihan dalam euforia kemenangan Indonesia karena bendera Merah Putih tidak berkibar dengan megahnya.

Hal ini disebabkan adanya sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) terkait ketidakpatuhan Indonesia atas permasalahan doping. Hasilnya, bendera PBSI-lah yang pada akhirnya dikibarkan sebagai wakil dari bendera Indonesia dalam upacara penyerahan medali dan trofi Thomas Cup 2020.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini