MGPA Paparkan Alasan Penundaan Asia Talent Cup 2021

Senin, 15 November 2021 13:52 Eris Kuswara Speed

MGPA Paparkan Alasan Penundaan Asia Talent Cup 2021

 

Koropak.co.id - Head of Operation and Sporting Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Dyan Dilato memaparkan alasan penundaan Asia Talent Cup (ATC) 2021 yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Diketahui sejatinya, balapan ATC di Mandalika sendiri sudah dalam kondisi siap start. Bahkan berdasarkan jadwal yang telah dirilis, balapan pertamanya akan dimulai pada pukul 12.00 WITA dan balapan kedua dimulai pada pukul 16.00 WITA.

Selain itu, sekitar pukul 11.45 WITA, para pembalap ATC juga sudah siap di posisinya masing-masing. Namun hingga waktu balapan yang ditentukan, tanda-tanda balapan akan dimulai tak kunjung muncul.

Setelah itu, para pembalap malah diarahkan kembali ke pit masing-masing. Imbasnya, beredar kabar bahwa balapan ATC seri terakhir tersebut batal terlaksana. Dorna dan MGPA juga lantas mengumumkan balapan tersebut ditunda selama sepekan.

"Balapan ATC di Sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika pada Minggu (14/11) telah dijadwal ulang berlangsung pada akhir pekan depan," tulis ATC dalam laman resminya sebagaimana dihimpun Koropak, Senin 15 November 2021.

"Dorna Sports bersama MGPA mengonfirmasikan bahwa ATC akan terdiri dari empat balapan dan berlangsung dari tanggal 19 hingga 21 November, bersama WorldSBK," tulis ATC menambahkan penjelasannya.

Berdasarkan informasi yang beredar, diketahui penundaan ini dilakukan Dorna karena marshal yang bertugas di lapangan kurang. Karena seharusnya jumlah marshal di sejumlah titik itu minimal ada delapan orang, akan tetapi di beberapa titik sayangnya tak sampai nominal tersebut.

Dyan Dilato mengatakan, alasan yang membuat Dorna membatalkan balapan ARC di Sirkuit Mandalika dikarenakan marshal tidak siap dan bukan dikarenakan kurang personel. Pihaknya juga mengakui di sejumlah titik, jumlah marshal memang kurang dari delapan orang.

 

Baca : Begini Kesan Jokowi Saat Menjajal Lintasan Sirkuit Mandalika

"Marshal hanya kurang di-training atau dilatih saja dan kurang fokus. Ya, mereka juga enggak ngedengerin," imbuhnya.

Ia menduga, mereka disuruh angkat bendera kuning malah terlambat. Disuruh ini itu juga terlambat. Karena keterlambatan inilah pemicunya.

"Intinya sumber daya manusianya kurang resimulasi, selama ini kan hanya visual saja. Di sejumlah titik itu memang kurang marshalnya, akan tetapi intinya bukan itu alasan di balik penundaannya," ucapnya.

Diketahui, Marshal merupakan petugas yang bertanggung jawab atas keselamatan pebalap.

Mereka sendiri ditempatkan pada sejumlah titik di lintasan balap dan bertugas memberikan bendera isyarat terkait kondisi lintasan, termasuk juga pada saat ada kecelakaan dan juga memberi bantuan dalam insiden yang terjadi.

Beredar pula informasi bahwa pembatalan ATC 2021 dikarenakan banyaknya debu di lintasan balap dan pit bagi tim kontestan balapan yang kurang siap. Namun Dyan membantah bahwa dua hal ini menjadi alasan pembatalan.

"Kalau soal debu di trek oh itu tidak benar, karena sudah dibersihkan dan memang treknya under construction. Ya, memang kalau soal pit untuk pembalap, memang belum siap semua," jelasnya.

Sebagai solusinya, lanjut Dyan, para marshal akan dilatih secara intensif dalam satu pekan kedepan. MGPA juga meyakini para marshal akan siap sebelum ATC sekaligus World Superbike Championship (WSBK) 2021 berlangsung di Sirkuit Mandalika.

"Insyaallah untuk balapan minggu depan bersamaan dengan WSBK, tidak ada masalah. Doakan saja ya. Kemudian soal marshal solusinya itu akan di-training lagi mulai sekarang. Mudah-mudahan waktu seminggu ini cukup," pungkasnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini