Ikatan Alumni Tarung Derajat Kota Tasikmalaya Dibentuk

Sabtu, 08 September 2018 19:38 Clara Aditia FokuSport

Ikatan Alumni Tarung Derajat Kota Tasikmalaya Dibentuk

 

Koropak.co.id - Ikatakan Alumni Tarung Derajat Kota Tasikmalaya secara resmi dikukuhkan dalam seremonial yang digelar di Hanna Bakery, Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Jumat (9/9/2018). Dalam pembentukan tersebut, dikukuhkan Dodo Rosada sebagai penasehat umum, Husen Awaludin sebagai Ketua, dan Rudi Rusnandi selaku Sekretaris.

Penasehat Terpilih, sekaligus Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada menyambut baik terpilihnya dia sebagai penasehat umum Ikatan Alumni Tarung Derajat. Baginya, Ikatan Alumni Tarung Derajat menjadi wadah silaturahmi antar penggiat Tarung Derajat di Kota Tasikmalaya.

Dodo juga menceritakan Tarung Derajat merupakan olahraga yang dapat membentuk karakter pribadi. Dengan pelatihan dan pembinaan Tarung Derajat, sangat berpengaruh dalam membentuk pribadi mandiri. Dengan disiplin dan latihan keras di Tarung Derajat menjadikan Dodo sangat percaya diri dalam mengemban amanah masyarakat Kota Tasikmalaya sebagai anggota legislatif.

"Sesuai motto aku ramah bukan berarti takut, aku tunduk bukan berarti takluk, saya aplikasikan dalam pekerjaan saya sebagai anggota DPRD. Hal itu menunjang spirit saya untuk senantiasa membela kepentingan masyarakat, dan senantiasa mengkritisi sesuatu yang dianggap tidak sesuai dengan nurani, siapapun dan apapun jabatannya," kata Dodo.

 

Koropak.co.id - Ikatan Alumni Tarung Derajat Kota Tasikmalaya Dibentuk (2)

 

Baca : Tarung Derajat Kota Tasikmalaya Unjuk Taring di POPDA XII Jabar

Sementara itu, Ketua terpilih, Husen Awaludin berharap dengan dibentuknya Ikatan Alumni Tarung Derajat, bisa membangun Tarung Derajat lebih maju. "Insyaalloh November 2018 nanti, bertepatan dengan hari lahir Tarung Derajat di Kota Tasikmalaya, kita agendakan Reuni Akbar yang dikemas dengan kejuaraan antar satuan latihan (satlat)," katanya.

Sekretaris terpilih, Rudi Rusnandi berharap, seluruh keluarga besar Tarung Derajat dapat mendorong anggota Tarung Derajat yang akan melaju di Pemilu Legislatif, baik tingkat Kota Tasikmalaya, maupun tingkat provinsi.

"Kita harus dorong anggota kita yang akan melaju di Pileg, karena bilapun sukses dan terpilih sebagai anggota legislatif, nama Tarung Derajat secara otomatis ikut terangkat," katanya.

Baca : Tarung Derajat Kota Tasikmalaya Sabet 5 Emas

Sementara itu, Pelatih Utama Tarung Derajat Kota Tasikmalaya, Zeny Handoni menuturkan beladiri Tarung Derajat, yang dahulu dinamai Boxer, dikenalkan di Kota Tasikmalaya pertama kali sekitar tahun 1991 oleh H. Noves Narayana, SE.

Di awal berdiri, beladiri Tarung Derajat dikategorikan sebagai olahraga beladiri keras, karena sistem pertandingan dalam komite menganut sistem tarung bebas full body contact, artinya setiap pertarungan tanpa memakai pelindung apapun. Maka, tidak jarang membuat para atlet mengalami luka sobek, berdarah, bahkan sampai hidung patah.

"Akan tetapi, dengan ciri khas olahraga keras tersebut, animo masyarakat Kota Tasikmalaya terhadap Tarung Derajat sangat luar biasa. Terbukti dari awal pembukaan satlat, animo pendaftar angkatan pertama, sangat luar biasa, bahkan melebihi kuota yang ditetapkan, yakni 60 orang per angkatan. Sehingga tidak sedikit calon anggota yang terpaksa harus menunggu sampai dibuka kembali angkatan kedua," katanya.

Dalam perkembangannya, kata Zeny, Tarung Derajat harus menyesuaikan aturan sesuai dengan aturan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) sebagai induk olahraga di Indonesia. Sehingga aturan pertandingan mewajibkan petarung memakai pelindung badan, yang membuat petarung lebih aman, meskipun ciri khas beladiri keras tidak dihilangkan.*


Baca : Tarung Derajat Kota Tasikmalaya Siap Bertarung

 

 

Related