Jonatan Christie, Pebulutangkis Andalan Indonesia

Minggu, 09 September 2018 07:27 Eris Kuswara Atlet

Jonatan Christie, Pebulutangkis Andalan Indonesia


Koropak.co.id - Siapa yang tidak kenal Jonatan Christie, atlet bulutangkis yang sering disapa Jojo ini menjadi viral dikarenakan penampilannya yang memukau seluruh penonton Indonesia pada Asian Games 2018 lalu. Pria kelahiran Jakarta 15 September 1997 ini berhasil menjadi yang terbaik dan meraih medali emas Asian Games 2018 pada cabor Bulutangkis.

Diketahui, Jojo sejak kecil sudah disiplin dan sering melakukan latihan keras, sehingga upaya tersebut bisa membuahkan hasil yang manis. Jojo mulai menuai prestasi bulutangkisnya sejak tingkat junior hingga senior.

Jojo yang lahir dari pasangan Andreas Adi dan Marianti Djaja itu mengakui, ayahnya sangat berperan besar dalam perjalanan kariernya di dunia bulutangkis. Jojo sendiri sudah dikenalkan oleh ayahnya dengan olahraga bulutangkis sejak kecil.

Jojo mulai bermain olahraga tersebut saat usianya menginjak 6 tahun. Sejak saat itulah, dia pun mulai serius untuk menekuni olahraga bulutangkis, baik dengan mengikutinya di sekolah maupun di luar sekolah. Bahkan Jojo juga berlatih pada klub bulutangkis, yakni Taurus. Dengan hasil latihan yang keras tersebut, Jojo berhasil memperoleh sejumlah piala dari berbagai turnamen yang diikutinya.

 

Koropak.co.id - Mengenal Jonatan Christie, Pebulutangkis Andalan Indonesia (2)

 

Baca : Klasemen Akhir Perolehan Medali Asian Games 2018

Tahun 2008 menjadi tahun milik Jojo. Pasalnya, di usia 11 tahun, dia mampu meraih 7 trofi kemenangan pada kejuaraan tingkat DKI Jakarta, nasional, dan internasional. Bahkan dia juga berhasil meraih medali emas pada ajang Olimpiade Pelajar Sekolah Dasar se-Asia Tenggara yang dilangsungkan di Jakarta.

Atas sejumlah prestasinya tersebut, Jonatan Christie mendapatkan penghargaan Satya Lencana dari Presiden RI ke-5 kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono pada 2009 lalu. Menariknya lagi, sejumlah penghargaan yang diraihnya tersebut tidak membuatnya terlena dan berpuas diri. Dia terus berlatih lebih keras lagi, dan ingin memiliki prestasi seperti idolanya Lin Dan yang merupakan pebulutangkis dunia.

Dari tahun ke tahun, Jojo berhasil memperoleh sejumlah kemenangan, salah satunya berhasil meraih gelar Juara Junior Asia U-15 yang dilaksanakan di Ichiba, Jepang pada 2010 lalu. Sementara untuk gelar seniornya, Jojo menjuarai ajang International Challenge 2013 saat usianya masih tergolong muda, yakni 15 tahun.

Sederet prestasi membuat namanya mulai menjadi perbincangan publik, terlebih saat dia mengikuti Indonesia Open 2015 lalu. Saat itu dia berhasil masuk ke babak perempat final.

Baca : Rekor Gemilang Diraih Indonesia di Asian Games 2018


Meskipun usianya terbilang masih muda, ia beberapa kali memperkuat Tim Nasional di Piala Sudirman, SEA Games, dan Thomas Uber Cup. Pada 2015, Jojo ikut berpartisipasi dalam skuad timnas di Piala Sudirman dan menjadi salah satu peraih medali emas SEA Games 2015.

Seiring dengan bertambahnya jam terbang Jojo, permainan dari pebulutangkis andalan Indonesia ini juga semakin berkembang dan matang. Dia mampu menjadi pemain andalan Indonesia pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia, dengan menyumbangkan satu medali emas dari tunggal putra.

Sebuah hasil yang membanggakan juga pada Asian Games 2018 yang berlangsung beberapa waktu lalu, dia berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Prestasi segudang, ditambah wajah tampan Jojo, sukses menghipnotis kaum hawa yang terpesona ketika melihat aksi-aksi Jojo di lapangan.

Bahkan, aksi Jojo membuka baju saat meraih kemenangan di partai final Asian Games menjadi viral. Banyak netizen yang memberikan komentar mulai dari Rahim Hangat hingga Hamil Online.

Terkait hal itu, Jojo pun angkat bicara. Selebrasi Jojo di Asian Games 2018 dilakukan secara secara spontan sebagai luapan ekspresi. Jojo pun mengaku turut senang apabila aksinya bisa membuat orang lain bahagia.

"Soal buka baju, sebenarnya saya tidak tahu kenapa. Tapi kalau itu bisa membuat orang bahagia, saya tidak apa-apa. Itu mungkin luapan ekspresi saya di Asian Games 2018, ini kan saat baru pertama kali main di Asian Games dan juara. Jadinya spontan, seperti mengeluarkan tekanan dari dalam diri," tutur Jojo.*

 

Baca : Kontingen Indonesia Raih Pencapaian Terbaik

 

Related