Lebih Dekat dengan Pebulutangkis Liliyana Natsir

Jum'at, 01 Februari 2019 12:21 Eris Kuswara Atlet

Lebih Dekat dengan Pebulutangkis Liliyana Natsir


Koropak.co.id - Siapa yang tidak kenal dengan pebulutangkis putri andalan Indonesia, Liliyana Natsir. Dara cantik kelahiran Manado 9 September 1985 ini banyak menorehkan berbagai prestasi baik tingkat nasional maupun dunia. Bermain di partai ganda campuran, sejumlah kejuaran pun pernah diraihnya, bahkan 3 kali juara dunia juga pernah disabetnya.

Bahkan dia berhasil membuat bendera Merah Putih berkibar di Olimpiade Rio Brasil setelah dirinya bersama Tontowi Ahmad meraih medal emas pada olimpiade tersebut. Wanita yang lebih akrab disapa Butet ini juga merupakan anak bungsu dari pasangan Beno Natsir dan Olly Maramis alias Auw Jin Chen.

Diketahui, Butet mulai mencintai dunia bulutangkis sejak dirinya masih duduk di sekolah dasar dengan bergabung di klub bulu tangkis Pisok Manado. Setelah lulus Sekolah Dasar, Butet pun memilih untuk pergi ke Jakarta dan masuk ke dalam klub Bimantara Tangkas dan sekarang PB Djarum. Sementara itu, dalam segi latihan dia selalu menambah porsi latihannya sehingga hasilnya semua kejuaraan di Sulawesi Utara dia yang merajai tanpa ada yang bisa mengalahkannya.

 

 

Koropak.co.id - Lebih Dekat dengan Pebulutangkis Liliana Natsir (2)

 

Baca : Lebih Dekat dengan Pebulutangkis Indonesia Marcus Gideon

Sebagaimana dikutip Koropak dari Viva.co.id, awal karier profesionalnya, Butet pada awalnya berpasangan dengan Vita Marisa untuk masuk di partai ganda putri. Akan tetapi saat itu sang pelatih, Richard Mainaky memutuskan dia berpasangan dengan Nova Widianto di partai ganda campuran sejak 2004.

Keputusan pelatih tersebut terbukti berhasil, karena sejak berpasangan dengan Nova Widianto, Butet berhasil meraih banyak gelar seperti Singapore Open pada 2004, SEA Games pada 2005 dan 2007, Juara Taiwan Open pada 2006, Indonesia Open pada 2005. Terlebih lagi hal yang membanggakannya, pasangan ini mampu meraih gelar juara dunia di Amerika Serikat pada 2005 dan Malaysia pada 2007.

Berselang beberapa tahun kemudian, Butet berpasangan dengan Tontowi Ahmad atau yang lebih akrab disapa Owi. Pasangan ini pun cukup cepat beradaptasi satu sama lain, dengan membuktikan mampu menjuarai turnamen Macau Open Grand Prix Gold pada 2010.

Bahkan di tahun-tahun berikutnya pasangan ini juga semakin kompak dan berhasil meraih banyak gelar juara seperti Malaysia Open GP Gold pada 2011, Sunrise India Open Super Series pada 2011, Swiss Open pada 2012, Runner-Up Yonex Denmark Open pada 2012 dan masih banyak lagi yang lainnya.*

 

Baca : Jonathan Cristie, Pebulutangkis Andalan Indonesia