Profesionalisme Jadi Acuan Utama Indoboxing

Sabtu, 16 Februari 2019 16:29 Dede Hadiyana Sport lain

Profesionalisme Jadi Acuan Utama Indoboxing


Koropak.co.id - Ketua Pelaksana Ade Ipung yang juga menjabat sebagai pelatih utama Pusat Pembinaan dan Pelatihan (Pusbinlat) Indoboxing Tasikmalaya menuturkan kegiatan Eksebhisi Tanding Ksatria Lagga Inau Indoboxing Tasikmalaya yang dilangsungkan di Lantai 2 Mayasari Plaza Kota Tasikmalaya, Sabtu (16/2/2019), merupakan pengujian dan pembibitan untuk tingkat Pratama Remaja dan Remaja Utama di tingkat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Hasil di partai utama dalam pertandingan hari ini akan direkomendasikan menjadi penantang bagi yang penyandang gelar sabuk Indoboxing di Champion nanti. Untuk pembibitan atau pemula pada tingkat Pratama Remaja akan menjadi track record untuk catatan peningkatan jam terbangnya," ujar Ade kepada Koropak selepas acara.

Sebelumnya, kata Ade, ada beberapa tahap pengujian yang diikuti oleh sekitar 321 pendaftar. Kemudian diadakan lagi uji masa latihan yang dilanjutkan ke seleksi untuk masuk ke pemusatan latihan.

"Dari 321 pendaftar, terdapat 50 orang peserta yang masuk hingga ke pemusatan latihan dan mereka melaju lagi ke tahap seleksi hingga tersisa 24 orang Ksatria. Namun sayang, dari 24 Ksatria tersebut, ada 2 orang peserta lainnya tidak lolos sampai akhirnya tersisa 22 orang petarung atau kesatria yang lolos dalam seleksi," katanya.

 

 

https://sport.koropak.co.id/4633/indoboxing-tasikmalaya-gelar-silatulaga-indoboxing

 

Baca : Kejuaran Indoboxing Bangun Silaturahmi

 

Dijelaskan Ade, terdapat 10 partai dalam gelar kali ini, yakni 8 partai pembibitan atau eksebhisi serta 2 partai utama yang dipromosikan untuk berlaga melawan penyandang gelar Champion.

"Untuk masuk ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sendiri, kita masih menyiapkannya. Indoboxing sendiri berbeda dari olahraga lainnya karena menggabungkan dua progres, yakni tradisi dan olahraga beladiri," tuturnya.

Ade sendiri mengaku Indoboxing tidak mengacu kepada kompetisi, akan tetapi lebih mengacu ke profesionalisme atlet. Namun untuk prestasi, pihaknya telah menyiapkan serangkaian progres untuk satu tahun ke depan, mulai dari uji materi hingga pemusatan latihan.

"Kita sempat vakum hampir 3 tahun, karena tengah fokus kepada pendidikan dan latihan pelatih serta officialing untuk perwasitan. Di tahun 2018 kemari kita progres kembali untuk tanding seperti sekarang ini. Tapi, sebelum vakum kita sudah melaksanakan beberapa kejuaraan," ucapnya.*

 

Baca : Walikota Tasikmalaya Buka Lagga Indoboxing

 

Related