Lim Swie King Harapkan Jonatan Juarai All England

Kamis, 07 Maret 2019 19:41 Eris Kuswara Raket

Lim Swie King Harapkan Jonatan Juarai All England


Koropak.co.id - Dalam turnamen All England 2019, Indonesia terpaksa harus kehilangan satu wakil tunggal putranya yakni Anthony Sinisuka Ginting yang berhasil disingkirkan oleh Ng Long Angus. Bertanding di Arena Birmingham, Rabu (6/3/2019) Anthony dipukul mundur dengan skor 18-21, 21-13, dan 11-21.

Kekalahan tersebut membuat salah satu legenda bulutangkis Indonesia, Liem Swie King berharap tunggal putra lainnya bisa meraih gelar juara. Liem Swie King menaruh ekspektasi yang tinggi kepada Jonatan Christie dan kawan-kawan dalam turnament All England 2019 tersebut.

Diketahui, dua wakil tunggal putra Indonesia lainnya, yakni Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto berhasil lolos babak 16 besar. Jonatan mampu mengalahkan perlawanan dari Lee Dong Keun pebulutangkis asal Korea Selatan dengan skor 21-16 dan 21-19. Sementara itu, Tommy juga berhasil menyingkirkan Rajiv Ouseph pebulutangkis dari Inggris dengan skor 21-16 dan 21-19.

 

Koropak.co.id - Lim Swie King Harapkan Jonatan Juarai All England

 

Baca : Jonatan Christie, Pebulutangkis Andalan Indonesia

Lolosnya kedua wakil tunggal putra Indonesia membuat Swie King berharap agar Jonatan maupun Tommy bisa menjadi juara pada turnamen All England 2019. Hal tersebut dikarenakan untuk menyudahi paceklik gelar juara tunggal putra sejak 1995 lalu.

"Saya berharap Jonatan dan kawan-kawan lainnya bisa menjadi juara, dan harusnya dengan mampu menjadi juara Asian Games, maka di All England juga mereka harus bisa," kata Swie King, dikutip dari detik, Kamis (7/3/2019).

Namun, kata Swie King, itu semua tergantung kepada pemainnya sendiri. Apabila melihat kiprahnya sejauh ini maka sudah cukup memenuhi syarat, sehingga hanya tinggal bagaimana membuat pemain itu ingin meraih kemenangan atau tidak serta mau berlatih atau tidak.

"Jika mereka sudah menang Asian Games maka mereka tidak bisa enak-enakan, latihannya harus lebih banyak lagi karena tantangan di depan akan lebih besar. Dilihat dari segi usianya juga sudah pas, usia 22 atau 23 tahun merupakan usia emas untuk seorang pebulutangkis," ujar pria yang pernah menjadi juara All England 1978, 1979, dan 1981 itu.*

 

Baca : Liliyana Natsir Putuskan Gantung Raket