Tes Pramusim MotoGP 2018 Sepang

Kamis, 01 Februari 2018 09:30 Koropak speed

Tes Pramusim MotoGP 2018 Sepang

Rossi Raih Hasil Buruk

Koropak.co.id - Pada Selasa (30/1/2018) kemarin tim Yamaha menunjukkan hasil yang tidak stabil pada tes pramusim MotoGP 2018 di Sepang Malaysia. Valentino Rossi menyebutkan bahwa keadaan inkonsistensi itu membuat timnya khawatir.

Pada Senin (29/1/2018) lalu, tim Yamaha sempat mendominasi hari kedua tes MotoGP 2018 di Sepang, Maverick Vinales menjadi pembalap tercepat kemudian diikuti Rossi di posisi kedua. Dikutip dari detik.com, Saat tes itu, Vinales mencatatkan waktu terbaiknya 1 menit 59,355 detik, sementara Rossi lebih lambat 0,035 detik dari Vinales.

Akan tetapi Rossi dan Vinales gagal mengulang performa terbaiknya di tes hari terakhir MotoGP 2018 di Sepang. Rossi finish di posisi keenam dengan catatan waktu 1 menit 59,449 detik, lebih lambat 0,619 detik dari Jorge Lorenzo yang membuat rekor tercepatnya.

Tes Pramusim MotoGP 2018 Sepang"Hari Selasa kemarin sedikit lebih sulit, terutama soal cengkeraman, lebih sulit untuk mengendarai motor pada batasnya. Kemarin malam saya optimis akan memperbaiki laptime, tetapi hal itu tidak mungkin karena sedikit lebih sulit, khususnya dengan ban baru, karena dengan ban lama kecepatan saya bagus." ujar Rossi.

Sementara itu, Vinales justru mendapatkan hasil lebih buruk, catatan waktunya bahkan menyentuh angka 2 menit 0,547 detik, lebih lambat 1,717 detik dari Lorenzo. Dengan hasil Inkonsistensi tersebut diakui Rossi membuat Yamaha kebingungan. Dengan begitu mereka pun harus bisa segera menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut sebelum musim baru resmi bergulir.

"Kami sedikit khawatir dan kami harus memahami kenapa hal ini bisa terjadi karena di tes Valencia setelah balapan terakhir, hal yang sama juga terjadi. Saat itu saya dan Maverick mempunyai feeling bagus dengan motor dan ban. Pada hari berikutnya, motor, ban dan temperatur yang sama, namun kami kehilangan 0,3 sampai 0,4 detik. Kami pun tidak mengerti mengapa itu bisa terjadi. Hari kemarin juga terjadi hal yang sedikit sama, jadi kami harus memahami mengapa hal ini bisa terjadi terjadi," ujar Rossi.*

Penulis : E. Kuswara

Related