Pelatih Optimis Kevin dan Marcus Bisa Jadi Juara Dunia

Senin, 12 Agustus 2019 20:07 Eris Kuswara Raket

Pelatih Optimis Kevin dan Marcus Bisa Jadi Juara Dunia


Koropak.co.id - Pelatih pelatnas bulutangkis ganda putra, Herry Iman Pierngadi mengaku optimistis bahwa Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon mampu meraih gelar juara dunia tahun ini, namun The Minions julukan dari Kevin dan Marcus harus bisa memenuhi dua syarat utamanya.

Raja turnamen terbuka bulutangkis sudah mereka raih, namun kini Kevin dan Marvus diprediksi bisa menjadi kampiun di Kejuaraan Dunia. Bahkan dalam dua edisi terakhir, mereka berdua berhasil mendapatkan pelajaran penting yang bisa dijadikan sebagai bekal untuk menatap percobaan ketiganya di Basel mulai 19 hingga 25 Agustus 2019 mendatang.

Pada Kejuaraan Dunia 2017 lalu, Kevin dan Marcus mampu dihentikan langkahnya oleh pasangan asal Rusia, Valdimir Ivanov dan Ivan Sozonov. Sementara pada tahun berikutnya, mereka harus kandas dari pasangan asal Jepang, Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda dengan skor 19-21, 18-21.

Tahun 2019 ini, mereka kembali turun dan dipatok dengan target bisa menjadi juara. Terlebih lagi setelah perfoma mereka yang kembali panas setelah meraih kemenangan pada Indonesia Open dan juara di Japan Open.

"Kalau saya tetap optimistis, namun mereka harus bisa mengontrol emosinya. Mereka juga belum pernah juara di Kejuaraan Dunia dan Olimpiade sehingga membuat mereka memiliki keinginan yang tinggi. Keinginan itulah yang harus bisa dikontrol dan jangan sampai berlebihan. Karena jika berlebihan tentu saja akan ada resikonya," kata Herry, Senin (12/8/2019).

 

Baca : Kevin Sanjaya Kembali Rayakan Ulang Tahunnya di Turnamen

Herry yang dijuluki pelatih Naga Api itu menyebutkan Kevin dan Marcus mampu memetik pelajaran yang berharga dari dua edisi Kejuaraan Dunia Bulutangkis sebelumnya. Selain itu, Kejuaraan Dunia Bulutangkis tahun ini juga menjadi bagian dari pengumpulan poin olimpiade.

"Kejuaraan Dunia ini merupakan salah satu test case mereka sebelum mengikuti Olimpiade 2020 mendatang. Mereka bisa tidak mengontrol emosinya dikarenakan biasanya pada Olimpiade semuanya ingin menang. Terlebih lagi jika dibicarakan pasti juara ini, pasti menang, tetapi kenyataannnya tahu-tahu pada babak pertama dan kedua kalah. Jadi mereka harus bjsa kontrol emosinya," ucapnya.

Selain emosi yang harus dikontrol, Herry juga selalu menjaga agar para atletnya selalu dalam kondisi fisik yang ideal. Bahkan Kevin dan Marcus harus nol cedera hingga Olimpiade 2020 digelar.

"Menjaga atletnya harus bagus, makanya terkadang pemain sebelum bermain dipijat dan otot-ototnya harus dikembalikan. Itulah yang menjadi salah satu langkah mencegah cedera. Terkadang juga jika pemain cape, saya juga harus bisa menjaga, dan menjauhkan mereka dari cedera," ujarnya.*

 

Baca pula : Dibalik Kesuksesan Kevin dan Marcus

 

Related