Masalah Dengan KPAI, Audisi Umum PB Djarum Hentikan Audisi Umum

Kamis, 12 September 2019 08:55 Eris Kuswara FokuSport

Masalah Dengan KPAI, Audisi Umum PB Djarum Hentikan Audisi Umum


Koropak.co.id - Buntut permasalahan dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membuat PB Djarum harus menghentikan audisi umum mulai tahun depan. Diketahui audisi yang dilaksanakan PB Djarum sendiri sudah bergulir sejak 2006 lalu. Namun, keputusan PB Djarum untuk menghentikan audisi umum tersebut mendapatkan berbagai reaksi dari publik.

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun Koropak, Rabu (11/9/2019) keputusan PB Djarum untuk tidak lagi menggelar audisi umum mulai tahun 2020 mendatang tentunya menimbulkan pro dan kontra. Banyak netizen yang mendukung PB Djarum untuk terus melanjutkan audisi umum itu.

Besarnya dukungan yang diberikan publik, diharapkan bisa membuat PB Djarum akan mempertimbangkan kembali keputusannya untuk menghentikan audisi umum yang sudah berjalan kurang lebih selama 12 tahun terakhir itu.

"Semoga dukungan ini akan menggerakkan hati para manajemen PB Djarum untuk tetap mempertimbangkan keputusan dalam melanjutkan audisi umum seperti ini. Meskipun nanti mereka akan benar-benar menghentikan audisi, pastinya ada satu faktor yang kehilangan terutama bagaimana permasalahan bulutangkis secara nasional yang akan sedikit terganggu," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto.

 

Koropak.co.id - Masalah Dengan KPAI, Audisi Umum PB Djarum Hentikan Audisi Umum (2)

 

Baca : Duel Atlet Djarum Kudus di Djarum Sirnas 2018 Kota Tasikmalaya

Ditambahkan Achmad, dikarenakan dengan adanya audisi seperti inilah maka permasalahan bulutangkis bisa berjalan secara efektif. Itulah hal yang sebenarnya sangat mendukung keberlangsungan dan kebesaran dari nama bulutangkis di Indonesia. Kemarin juga mereka mendapatkan dukungan dari beberapa PB besar seperti PB Mutiara dan PB Jayaraya yang ikut prihatin dengan permasalahan ini.

"Tetapi mereka sendiri juga menyadari mengenai keterbatasan mereka, sehingga masalah inilah yang memang perlu kami cari suatu terobosan lagi agar bagaimana regenerasi dan pembibitannya bisa berjalan dengan baik," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Teknis PB Djarum, Fung Permadi juga memastikan apabila pembinaan di klub akan terus berjalan. Hanya saja penjaringan bibitnya tidak akan lagi dilakukan melalui audisi umum.

"Pembinaan yang selama ini sudah berjalan akan tetap berjalan terus di Kudus dan Jakarta. Akan tetapi untuk audisi umumnya sendiri kami sudah mendapatkan arahan untuk istirahat pada tahun depan," tutur Permadi.*

 

Baca pula : Kota Tasikmalaya Tuan Rumah Djarum Sirkuit Nasional

 

Related